dalam pekatnya malamku berharap mata ini terbuka
dan ku dapat berkata dengan senyum menghiasi bibirku
"bahwa ini hanya mimpi"
tapi kini ku sadari semua telah menjadi sebuah kenyataan yang harus ku jalani
ku bertanya pada diriku sendiri
"apakah ku terlalu bodoh?"
hingga mencintai dirinya yang tak pernah menatapku?
bahkan untuk mengerti rasa yang ku perlihatkan saja
dia tak mampu
bagamana dia bisa mencintaimu?
mungkin di hatinya hanya ada satu nama
kini saatnya kau bangaun dari tidurmu wahai hatiku.....
tak akan ada namamu tercantum disana
itu semu hanya sebuah mimpi yang terlalu menyakitkan kenyataanya
dan kini ku mennanti jawaban yang pasti
bahwa ku akan melupakanmu
wahai kau cintaku..!!!!!!!!!!!!!!!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar